Tag Ind1 Ind2 Isi
LEADER 03004cam a2200385 a 4500
001 INLIS000000000931737
005 20220125064759.0
006 a####g######000#fd
007 ta
008 200220s2018####bni####g######000#fdind##
020 # # $a 9786027926394
035 # # $a 0010-0719006221
040 # # $a JKPNPNA $b ind $e rda
082 0 4 $a 899.221 308 2 $2 [23]
084 # # $a 899.221 308 2 HAI b
090 # # $a CB-D.32 2018-042474
100 0 # $a Haidar Musyafa, $d 1986- $e penulis
245 1 0 $a Buya Hamka : $b sebuah novel biografi / $c Haidar Musyafa ; penyunting, Faried Wijdan
250 # # $a Cetakan I, April 2018
264 # 1 $a Tangerang : $b Imania, $c 2018
300 # # $a 837 halaman ; $c 24 cm
336 # # $a teks $2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara $2 rdamedia
338 # # $a volume $2 rdacarrier
520 # # $a Di masa Demokrasi Terpimpin, Buya Hamka adalah sosok yang kadang berbeda pendapat dengan Presiden Sukarno, juga berseberangan dengan kaum komunis. Melalui Majalah Lentera, karya-karyanya diserang habis. Berbulan-bulan lamanya ia hadapi hantaman orang-orang yang tak sepaham dengannya. Dua tahun empat bulan lamanya, Buya Hamka hidup dalam penjara rezim Sukarno. Meski begitu, ia tak marah. Ia tidak hanya dekat dengan mereka yang sepaham dan sepemikiran, tapi juga tidak menghindari orang yang tidak disukainya. Ia berprinsip bahwa dengan mengenal sesama yang berbeda, akan menemukan sudut pandang baru. Meski ilmunya sangat tinggi, ia tak pernah merasa besar diri. Sikap hidupnya yang lurus terbukti saat ia menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia jalankan amanah itu dengan penuh tanggung jawab. Meski mendapat banyak tekanan, ia tetap teguh bersikap dan memegang prinsip. Baginya, kehebatan ulama diukur sejauh mana ia mampu melembutkan kerasnya hati para pembenci, dan sejauh mana kemampuannya menenangkan jiwa-jiwa yang gundah gulana. Buya Hamka adalah sosok ulama paripurna, moderat, teduh yang tidak mudah membuat gaduh, apalagi memancing di air keruh. Tuturan dan pesan dakwahnya selalu menyejukkan bukan memojokkan, mengundang simpati, jauh dari kata umpat dan hujat. Figur ulama pembina bukan penghina, pendidik bukan pembidik, pengukuh bukan peruntuh. Ketika mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak prorakyat dan memihak umat Islam, ia lebih memilih jalur pena dalam rangka menyampaikan aspirasi dan pesannya daripada menggalang aksi massa. Pendiriannya teguh, prinsipnya kuat, namun lentur dan menaruh hormat kepada liyan yang berbeda. Sosok ulama besar yang bersahaja, tak terbeli, independen, dan tak gemar mengobral fatwa. Beragam laku luhur inilah yang membuat ulama berdarah Minangkabau ini disegani banyak orang.
600 0 4 $a Hamka, $d 1908-1981
650 # 4 $a Fiksi biografi
700 0 # $a Faried Wijdan $e penyunting
850 # # $a JKPNPNA
990 # # $a 201900103084893
990 # # $a 201900103084894
990 # # $a 201800101097613
999 # # $a 201800101097612
999 # # $a 201800101097613
999 # # $a CB-D.32 2018-042473