Sampul
Cite This        Tampung       
Jenis Bahan Monograf
Judul Perang rakyat semesta 1948-1949 / oleh Yayasan 19 Desember 1948
Judul Seragam
Pengarang Yayasan 19 Desember 1948
Edisi
Pernyataan Seri
Penerbitan Jakarta : Balai Pustaka, 1994.
Deskripsi Fisik 172 hlm. : ilus. ; 21 cm.
Jenis Isi
Jenis Media
Jenis Wadah
Informasi Teknis
ISBN
ISSN
ISMN
Subjek Perang gerilya
Indonesia -- 1948-1949 -- Sejarah
Abstrak
Catatan
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi
Target Pembaca Umum
Lokasi Akses Online
 
 

Karya Terkait

  • Tentara Belanda melancarkan agresi militernya yang kedua dan menduduki kota Yogyakarta, 19 Desember 1948 [gamabr]
  • Para kurir Gerilja melalui sungai dan gunung untuk menjalankan tugasnja [gambar]
  • Indonesia - sejarah - revolusi, 1945-1949 - tawanan [gambar] : Pres. Soekarno dan Wapres. Moh. Hatta ditangkap oleh tentara Belanda yang menyerbu Yogyakarta dibawah Komandan Batalyon, Van Langen, 19 Desember 1948. Presiden Soekarni diasingkan ke Brastagi, sedangkan Wapres Moh. Hatta ke Pulau Bangka
  • Presiden Soekarno di lapangan terbang Maguwo, Yogyakarta, 19 Desember 1948 dalam tawanan tentara Belanda [gambar]
  • Agresi ke II [gambar] : Yogyakarta diduduki tentara Belanda (NICA), tanggal 19 Desember 1948 s/d 29 Juni 1949
  • Resepsi para hartawan di Istana jang dihadiri oleh Presiden pada tgl 14 Desember 1948 [gambar]
  • Wakil Presiden memimpin rapat delegasi Indonesia pada tanggal 5 Desember 1948 [gambar]
  • Sri Sultan Hamengkubuono IX sebagai ketua Panitya penyambutan gerilyawan TNI sedang memberikan petunjuk 2 kepada Let.Kol. Suharto untuk masuk ke Yogyakarta 1948 [gambar]
  • Para pembesar militer bergambar bersama dengan Panglima Besar Sudirman dan Presiden (Desember 1949) [gambar]
  • Presiden Soekarno disambut meriah oleh rakyat setempat dan parade Angkatan Bersenjata dalam kunjungan di Balige, 15 Juni 1948 20 Juli 1949 [gambar]