Sampul
Cite This                Tampung       
Jenis Bahan Monograf
Judul Penegakan kedaulatan negara di udara / Chappy Hakim, Supri Abu ; editor, R.B.E. Agung Nugroho
Judul Asli
Judul Seragam
Pengarang Chappy Hakim, 1947- (penulis)
Supri Abu (penulis)
Agung Nugroho, R.B.E. (editor)
Edisi
Pernyataan Seri
Penerbitan Jakarta : Kompas Media Nusantara, 2019
© 2019, Chappy Hakim & Supri Abu
Deskripsi Fisik xvi, 168 halaman : ilustrasi ; 23 cm
Jenis Isi teks
Jenis Media tanpa perantara
Jenis Wadah volume
Informasi Teknis
ISBN 978-602-412-627-8
ISSN
ISMN
Subjek Kedaulatan nasional
Abstrak Pada 3 Juli 2003, mencuat “Kasus Bawean”. Ada lima pesawat F18- yang terbang dari Kapal Induk Amerika Serikat (AS), Carl Vinson, yang berlayar pada Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), berada di sekitar Pulau Bawean dalam rangka pengamanan kapal induk. Pesawat tersebut terbang dan melakukan berbagai manuver. Karena pesawat tersebut tidak memiliki izin dan tidak berkomunikasi sebagaimana yang diatur dalam ketentuan penerbangan, dua pesawat F16- TNI AU terbang dari Lanud Iswahyudi Madiun untuk melaksanakan identifikasi. Dua pesawat tempur saling berhadapan tanpa komunikasi hingga hampir terjadi pertempuran. Untungnya, para pilot tersebut melaksanakan prosedur identifikasi secara benar dan pesawat F18- kembali ke kapal induk dengan aman. Kasus tersebut hanyalah bagian kecil dari perbedaan tafsir soal rute udara di atas ALKI yang terdapat dalam Convention on International Civil Aviation. Secara khusus, dalam Pasal 53 terkait pesawat militer yang berbunyi, “penerbangan secara normal semata-mata untuk melakukan transit yang terus-menerus, langsung, dan secepat mungkin”. Dalam “Kasus Bawean”, AS menyatakan bahwa menerbangkan pesawatnya dari kapal induk adalah suatu keadaan ”normal semata-mata” sesuai ketentuan normal untuk kepentingan pengawasan kapal induknya. Sementara itu, Indonesia menyatakan, apa yang dilakukan oleh pesawat AS adalah pelanggaran, baik terhadap UNCLOS 1982 maupun terhadap Hukum Udara. Hal ini berdampak pada aspek pertahanan negara yang dapat berimplikasi internasional, seperti kedaulatan negara, keutuhan wilayah, keselamatan bangsa dan negara dari segala bentuk ancaman. -Penulis
Catatan
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi
Target Pembaca Umum
Lokasi Akses Online
 
 

Karya Terkait

  • Warna-warni purnabakti / Chappy Hakim; editor, RBE Agung Nugroho.
  • Retired but not expired : mengisi waktu di masa pensiun / Chappy Hakim; editor, RBE Agung Nugroho
  • Mengenal kekuatan dirgantara / Chappy Hakim ; editor, RBE Agung Nugroho
  • Menegakkan kedaulatan negara di udara : Airways diatas Alki Airways diatas alur laut kepulauan Indonesia / disusun oleh Chappy Hakim Marsekal (Purn), Supriabu, SH., MH. Kolonel PNB
  • Menegakkan kedaulatan negara di udara : pelajaran berharga dari langit Kepulauan Riau / I.B.R Supancana, Makarim Wibisono, Koesnadi Kardi, A.B. Susanto, Chappy Hakim, Ridha Aditya Nugraha, Valentina Sahasra Kirana ; editor, Koesnadi Kardi, Ridha Aditya Nugraha
  • Dari Segara ke Angkasa : Sebuah Otobiografi / Chappy Hakim ; editor, Chappy Hakim
  • Retired but not expired : spending time wisely during retirement / Chappy Hakim ; translated by Prayitno ; editor, RBE Agung Nugroho
  • Dari segara ke angkasa : sebuah otobiografi Chappy Hakim / Chappy Hakim ; editor, Chappy Hakim
  • Dari Segara ke angkasa, dari prajurit udara ke penulis dan guru / Chappy Hakim ; Penyunting, Imelda Bachtiar
  • Dari segera ke angkasa, dari prajurit udara ke penulis dan guru / Chappy Hakim ; penyunting,Imelda Bachtiar